Popon: Kandidat Lain Masih Bisa Mengejar

JSI: Elektabilitas Ibrahim Tertinggi

POLEWALI — Lembaga survei Jaringan Suara Indonesia (JSI) mempublis
hasil survei jelang Pemilukada Polman 2013. Survei yang dilakukan JSI
hingga pertengahan Juni 2012 ini menempatkan Andi Ibrahim Masdar (AIM)
sebagai calon kontestan dengan elektabilitas dan popularitas
tertinggi.
Direktur Program dan Pemenangan JSI, Popon Lingga Geni, Ibrahim
memiliki elektibilitas hingga 40,2 persen. Sementara pesaingnya,
Nadjamuddin Ibrahim (Naib) hanya 10 persen. Posisi ketiga ada Mujirin
M Yamin dengan elektabilitas 4,8 persen, Hendra Singkarru 4,5 persen,
Iskandar Muda Baharuddin Lopa 3,4 persen, M Asri Anas 2 persen dan
Naharuddin 0,7 persen. Sedangkan calon lainnya hanya memiliki
elektabilitas di bawa satu persen.
Munurut Popon, jika calon diciutkan hanya empat kandidat maka posisi
elektabilitas Andi Ibrahim semakin naik menjadi 43,9 persen, Naib 10,2
persen, Mujirin M Yamin 5 persen dan Hendra Singkarru 4,8 persen.
“Semakin dikecilkan kandidar yang akan bertarung, poling AIM semakin
naik. Bahkan jika head to head dengan Nadjamuddin Ibrahim, tingkat
elektibilitas AIM mencapai 49,3 persen sedangkan Nadjamuddin hanya
14,3 persen,” beber Popon, Selasa, 3 Juli.
Ia mengungkapkan, hasil surveinya menunjukkan jika AIM cukup dikenal
di Polman. Dimana tingkat penegalan masyarakat terhadap AIM mencapai
89,1 persen. Sementara pesaingnya, Nadjamuddin Ibrahim (Naib) yang
kini menduduki posisi Wakil Bupati Polman hanya 66,4 persen.
Tetapi ada massa mengambang atau yang belum jelas pilihannya sebesar
34 persen. Sehingga masih bisa digarap kandidat untuk meningkatkan
elektabilitasnya. Sementara margin error dalam survei ini mencapai 4,8
persen.
Melihat hasil survei sementara, terjadi selisih tingkat elektabilitas
antara AIM dengan kandidat posisi kedua mencapai 20 persen. Itu
menandakan sosok AIM sangat mengakar. Itu bukan karena Ibrahim adalah
adik Ali Baal Masdar (Bupati Polman) saat ini, tetapi memang responden
menginginkan AIM menjadi bupati. Terkait isu klan keluarga, kata
Popon, itu tidak berpengaruh terhadap tingkat pemilih. Isu ini hanya
ditingkat elit politik yang tidak menginginkan lagi tiga klan di
Polman berkuasa kembali.
“Pesaing AIM harus bekerja keras dan melakukan terobosan politik yang
luar biasa menjelang Pemilukada Polman untuk mengimbangai Andi Ibrahim
Masdar. Karena saat ini tingkat elektabilitas dan popularitas AIM
masih teratas,” ujar Popon. (mkb/ham)

Share Button

Related Stories »

9 comments on Popon: Kandidat Lain Masih Bisa Mengejar

  1. rico
    / Reply

    Hari ini rakyat polman tdk akan mau dipimpin oleh seorang penjahat, yg memikirkan kepentingan pribadi. utk JSI berhati-hatilah dlm memilih klien krn nama besar JSI dipolman dipertaruhkan . . . .

  2. yudha
    / Reply

    Saat ini JSI adalah lembaga yg sangat2 dipilih krn profesionalismenya tapi, JSI bukan satu-satunya lembaga survei terbaik.

  3. wiro
    / Reply

    Hahahahahaha, sudalah untuk keluarga MASDAR survei baginya sdh tdk berarti, buktinya Pilgub kemarin katanya surveinya tertinggi tapi buktinya hampir urutan ke 3 perolehan suara, dan untuk LSI dikesempatan yg lain anda mungkin benar prediksinya tapi untuk PILKADA POLMAN mungkin anda akan salah memilih klien meskipun dengan bayaran ratusan juta……. Mohon maaf sebelumnya.

  4. Masyarakat POLMAN
    / Reply

    saya tidak Pernah ragu dg tingkat akurasi dri Lembaga Survey JSI u/ lingkup SULBAR. Melalui Hasil Survey ini sy mulai Berpikir u/ lebih baik mendukung kandidat yang diinginkan mayoritas penduduk POLMAN.

  5. Mandar Coffe
    / Reply

    cape dehhhh…..

  6. popon lingga geni
    / Reply

    Saya baru hari ini baca berita ini.terima kasih tanggapannya semua. 1. JSI tidak akan mengambil sembarang klien. Kata ‘penjahat’ harusnya dipakaikan kpd yg mmg sdh dinyatakan bersalah dalam hukum positif dinegara kita,jika belum,maka harusnya tak dikemukakan. 2.selama pilgub sulbar 2011 (kebetulan sy ada disana), tdk pernah ada satupun lembaga survey merilis alibaal masdar memiliki survey tertinggi. Dan hasilnya alibaal masdar bukan ketiga, tapi posisi kedua (putusan kpud sulbar). Demikian. Salam.

  7. popon lingga geni
    / Reply

    Saya baru hari ini baca berita ini.terima kasih tanggapannya semua. 1. JSI tidak akan mengambil sembarang klien. Kata ‘penjahat’ harusnya dipakaikan kpd yg mmg sdh dinyatakan bersalah dalam hukum positif dinegara kita,jika belum,maka harusnya tak dikemukakan.

  8. popon lingga geni
    / Reply

    2.selama pilgub sulbar 2011 (kebetulan sy ada disana), tdk pernah ada satupun lembaga survey merilis alibaal masdar memiliki survey tertinggi. Dan hasilnya alibaal masdar bukan ketiga, tapi posisi kedua (putusan kpud sulbar). Demikian. Salam.

  9. popon lingga geni
    / Reply

    3. @ mas yudhi : dalam berita tsb, tdk pernah dikatakan JSI terbaik…dan kami tdk pernah katakan itu. Terbaik atau tidak adalah penilaian publik. Kami di JSI hanya melakukan satu hal : bekerja sebaik-baiknya dengan profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • OBMmj (6 hari ago)
    Project Reklamasi Pantai Mamuju Tahap 2,.. (Rimuku - Karema).. penuh…
  • mrdn (1 week ago)
    Banyak peserta dari pulau Jawa. Tapi pemenang harus dari Mamuju…
  • bruno (3 weeks ago)
    kapan sk cpns umum 2013 terbit dan kapan mulai aktif…
  • IBU WIDIA (4 weeks ago)
    ASSALAMU ALAIKUM SAYA IBU WIDIA ANGGOTA HONORER YANG LULUS K2…
  • wahyu (1 month ago)
    Maaf admin, coba kumpulin smua aksara lontar dari awal sampai…
  • wahyu (1 month ago)
    klo masalah huruf aksar lontar,, aksar lontar banyak,, mngkin memakai…
Close