Kisruh Karateker Mateng, Cari Kesepahaman

EDITOR: SUDIRMAN SAMUAL-MUHAMMAD ILHAM

MAMUJU — Sepertinya penentuan siapa yang menjadi karateker Kabupaten
Mamuju Tengah (Mateng) akan menemui titik terang. Setidaknya, Bupati
Mamuju Suhardi Duka (SDK) sudah punya keinginan membangun kesepakatan
dengan Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh.
Tadi malam, 26 April, SDK mengungkapkan jika dirinya sudah bertemu
dengan Anwar siang kemarin. Sayangnya, dalam pertemuan itu belum ada
titik temu. “Tujuan saya ketemu untuk mengajak dia (Anwar, red)
melihat Mateng lebih baik agar tidak terjadi pertentangan dan polemik.
Mari kita melihat ini jernih dan melihat kapasitas mereka (calon
karateker, red). Itu saja mau saya. Tapi belum ada kesepakatan,” kata
SDK.
Sehingga, Bupati Mamuju dua periode itu berharap semua hal yang
berkaitan dengan penentuan penjabat karateker Mateng diserahkan saja
ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
Suhardi mengatakan, selain membahas masalah karateker, dalam pertemuan
itu  juga membicarakan masalah keamanan. Untuk masalah tersebut, kedua
belah pihak berjanji sama-sama akan menjaga suasana agar tetap
kondusif.
“Sebenarnya, jika kita mempedomani UU Nomor 4 tahun 2013 tentang
Pembentukan Kabupaten Mateng dan petunjuk teknis UU tersebut, maka
akan ketemu pada titik yang sama,” ungkap SDK.
Lebih jauh, Bupati Mamuju mengatakan, kalau memang tujuannya untuk
membangun daerah, maka perbedaan-perbedaan harus dikesampingkan.
Menurutnya, penunjukan karateker bupati merupakan persoalan teknis
pemerintahan, bukan kepentingan politik.
Terpisah, Ketua DPRD Mamuju Sugianto menyatakan sangat menyayangkan
statement mengenai keengganan Bupati Mamuju Suhardi Duka menyerahkan
aset jika karateker terpilih nantinya bukan merupakan usulan dari
Pemkab Mamuju.
Menurut Sugianto, pembentukan Kabupaten Mateng merupakan keikhlasan
bersama antara Pemkab dan DPRD dengan melengkapi dokumen persyaratan
berupa penyerahan aset serta membantu pembiayaan minimal tiga tahun
berturut-turut.
“Jangan sakiti hati rakyat dengan statement yang emosional seperti
itu. Daerah ini tidak lengkap tanpa DPRD dan rakyat. Rekomendasi
penyerahan aset daerah kabupaten induk kepada daerah otonomi baru
Kabupaten Mateng telah diserahkan oleh DPRD, sehingga jangan ada
ancaman yang secara gamblang mengatakan tidak ingin mnyerahkan aset
jika bukan usulannya yang diterima,” papar Sugianto pagi kemarin.
Melalui telepon malam tadi dari Jakarta, Gubernur Sulbar Anwar Adnan
Saleh meminta agar polemik karateker Mateng tidak menjadi kisruh.
Sebab, hal itu dapat makin memperpanjang penundaan pengangkatan
karateker oleh Mendagri.
Sebagai Gubernur dan wakil pemerintah pusat di daerah, Anwar semua
pihak tidak mengumbar statement yang akan makin menghambat dan
menyulitkan Mendagri memutuskan dan menetapkan karateker.
“Saya minta masyarakat Mateng menjaga ketertiban wilayahnya. Saya
paham bahwa unjuk rasa yang terjadi di Kemendagri 22 April lalu sangat
disesalkan dan memalukan. Tetapi biarlah itu menjadi pelajaran. Saya
akan tetap berjuang untuk kemajuan sulbar dan tidak akan pernah
surut,” ungkapnya.
Anwar menegaskan, siapapun yang terpilih oleh Kemendagri nantinya
adalah merupakan sosok terbaik melaksanakan tugas sebagai karateker
Mateng. “Mengenai penyerahan aset, itu sudah merupakan perintah
Undang-undang berdasarkan dokumen kelengkapan saat mengusulkan
pembentukan Mateng. Jadi statement mengenai keengganan penyerahan aset
tidak perlu dipolemikkan karena berpotensi makin memperpanjang
penundaan penetapan karateker. Saya juga berharap masalah ini
diselesaikan melalui meja dialog,” pungkasnya.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Muhammad Jayadi mengaku sangat
miris melihat kondisi tersebut. Dia menyarankan agar masing-masing
pihak memberikan dukungan kepada siapa pun yang nantinya terpilih.
“Proses awal yaitu pengusulan nama calon karteker sudah kita lewati.
Kita tunggu saja siapa yang nantinya akan dipilih Mendagri.
Hilangkanlah kepentingan kelompok atau politik. Mateng butuh pemimpin
saat ini karena sudah resmi berdiri sendiri,” ajak Jayadi. (**)

Share Button

Related Stories »

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • bruno (2 weeks ago)
    kapan sk cpns umum 2013 terbit dan kapan mulai aktif…
  • IBU WIDIA (3 weeks ago)
    ASSALAMU ALAIKUM SAYA IBU WIDIA ANGGOTA HONORER YANG LULUS K2…
  • wahyu (4 weeks ago)
    Maaf admin, coba kumpulin smua aksara lontar dari awal sampai…
  • wahyu (4 weeks ago)
    klo masalah huruf aksar lontar,, aksar lontar banyak,, mngkin memakai…
  • Susilawati (4 weeks ago)
    Ya, botol susu adalah salah satu perlengkapan bayi, bagaimanapun juga…
  • wonodistrikseno (4 weeks ago)
    sudah banyak fakta dimasyarakat pengeluaran anggaran yang begitu besar melampaui…
Close