Jaga Stabilitas Mamuju Tengah

MAMUJU — Usulan penetapan karateker Bupati Mamuju Tengah (Mateng) berpotensi menimbulkan konflik. Polemik mengenai sosok yang dianggap lebih layak memimpin kabupaten ini telah memanaskan suhu politik.

Terlebih lagi dengan adanya upaya sejumlah orang yang mencoba mendesak
pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melalui unjuk rasa di
Jakarta pagi kemarin. Perseteruan antar kelompok ini dapat menyeret
masyarakat pada konflik yang malah merusak stabilitas dan keamanan
Mateng secara khusus dan Sulbar secara umum.
“Oleh karenanya, kami minta pada seluruh rakyat Mateng tetap tenang
dan tak terprovokasi oknum tertentu terkait penentuan penjabat Bupati.
Kami juga berharap politisi tidak mencampuradukkan kepentingan
politik, kepentingan kelompok maupun kepentingan perseorangan, sebab
hal itu dapat mengganggu stabilitas di Kabupaten Mamuju Tengah,” ujar
H Syahrir dari Kecamatan Karossa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat
Mateng saat menyambangi redaksi Radar Sulbar sore kemarin.
Anggota Aliansi Rakyat Mateng dari Kecamatan Topoyo, Taslim,
mengatakan berharap agar oknum-oknum di luar warga Mateng tidak ikut
campur terhadap persoalan yang dihadapi ini. Sebab dapat menjadi
provokasi di tengah kondisi Mateng yang selama ini kondusif.
“Seperti pada aksi di Jakarta tadi, saya banyak melihat oknum-oknum di
luar warga Mateng. Sehingga patut dipertanyakan apa motivasi mereka
melakukan unjuk rasa. Beberapa orang tersebut tidak punya garis
keturunan dan tidak berdomisili di Mateng, tapi malah ikut unjuk rasa
di Kemendagri,” terangnya.
Anggota aliansi lainnya, Yusran H Sunusi dan Nasparuddin dari
Kecamatan Pangale serta Awaluddin dan Sahbir dari Budong-budong juga
menyatakan hal yang sama. Mereka berharap Menteri Dalam Negeri
(Mendagri) Gamawan Fauzi memproses karateker Bupati Mateng sesuai yang
diusulkan Gubernur Sulbar berdasarkan mekanisme dan Undang-undang.
“Selain itu, juga diharapkan agar Mendagri tidak mengakomodir hal-hal
yang bersifat desakan sebab di negara ini tidak mengenal hukum rimba.
Saya juga mengimbau masing-masing oknum dapat lebih bijak dengan
menyadari wilayah kekuasaan dan tanggung jawab masing-masing, sebab
penjabat Mateng ini adalah jabatan karir bukan jabatan politik,” tegas
Munir yang juga dari Kecamatan Karossa.

Share Button

Related Stories »

1 comment on “Jaga Stabilitas Mamuju Tengah

  1. / Reply

    Salam kpd pak Mendagri,jgn mengulur ulur waktu tetapkan saja,karateker mamuju tengah sebab masih banyak yg lain harus diselesaikan,

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Isian wajib ditandai *

Anda dapat memakai tag dan atribut HTML ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

  • OBMmj (2 hari ago)
    Project Reklamasi Pantai Mamuju Tahap 2,.. (Rimuku - Karema).. penuh…
  • mrdn (4 hari ago)
    Banyak peserta dari pulau Jawa. Tapi pemenang harus dari Mamuju…
  • bruno (2 weeks ago)
    kapan sk cpns umum 2013 terbit dan kapan mulai aktif…
  • IBU WIDIA (3 weeks ago)
    ASSALAMU ALAIKUM SAYA IBU WIDIA ANGGOTA HONORER YANG LULUS K2…
  • wahyu (4 weeks ago)
    Maaf admin, coba kumpulin smua aksara lontar dari awal sampai…
  • wahyu (4 weeks ago)
    klo masalah huruf aksar lontar,, aksar lontar banyak,, mngkin memakai…
Close